Anti Plagiarisme: Bukan Sekadar Aturan, Tapi Karakter
Keywords:
Anti plagiarisme, integritas akademik, pembentukan karakter, etika akademik, orisinalitas karya ilmiahAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mempermudah akses terhadap berbagai sumber informasi, namun juga meningkatkan potensi terjadinya plagiarisme di kalangan akademisi. Plagiarisme tidak hanya mencakup penyalinan teks secara langsung, tetapi juga penggunaan ide tanpa atribusi yang tepat. Permasalahan ini tidak hanya disebabkan oleh kurangnya pemahaman teknis, tetapi juga rendahnya kesadaran akan etika akademik. Oleh karena itu, anti plagiarisme perlu dipandang sebagai bagian dari pembentukan karakter, bukan sekadar kewajiban administratif. Penanaman nilai kejujuran, integritas, tanggung jawab, dan disiplin menjadi kunci dalam mencegah praktik plagiarisme. Pendekatan edukatif dinilai lebih efektif dibandingkan sekadar pemberian sanksi, karena mampu membangun kesadaran internal individu. Selain itu, peran institusi pendidikan dan dosen sebagai teladan sangat penting dalam menciptakan budaya akademik yang menjunjung tinggi orisinalitas. Dengan demikian, pembentukan karakter anti plagiarisme tidak hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga menghasilkan sumber daya manusia yang berintegritas tinggi dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
References
Amalina, F., & Ardiansyah, H. (2025). Plagiarisme dan Integritas Akademik di Era Digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 18256–18266.
Hartati, R. D., Ananda, R., Maulina, M., Syafruddin, & Izzati, A. N. (2026). Pelatihan Turnitin sebagai Alat Untuk Meningkatkan Integritas Akademik dan Keterampilan Menulis Guru MGMP Bahasa Indonesia. Indonesian Community Journal, 6, 240–251.
Hartono, M. O., & Aprison, W. (2024). Etika dan Integritas Akademik di Era Digital: Tantangan dan Solusi bagi Perguruan Tinggi Islam . Jurnal Pendidikan Tambusai , 2(3), 42965–42974.
Puspita, A. G., & Mudawamah, N. S. (2025). Mengungkap Alasan Mahasiswa di Indonesia Melakukan Plagiarisme: Kajian Sistematik Literatur. Jurnal Ilmu Perpustakaan (JIPER), 320–338.
Qalbina, F. A. (2024). Integritas Akademik dalam Era Digital : Tantangan dan Strategi Pencegahan Pelanggaran Etika Akademik dalam Menghasilkan Karya Ilmiah. Researchgate, March, 0–3.
Silalahi, E., Silalahi, D., Tarigan, M. I., & Sinaga, R. V. (2024). DETEKSI PLAGIARISME SEBAGAI PENINGKATAN INTEGRITAS AKADEMIK. KAIZEN : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT, 3.
Downloads
Posted
Categories
License
Copyright (c) 2026 Rahma Alia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Karya yang dipublikasikan di Media Edukasi Preprints (MEPI) dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk:
-
Membaca, mengunduh, menyalin, dan membagikan karya
-
Mengadaptasi dan mengembangkan karya
-
Menggunakan karya untuk tujuan non-komersial maupun komersial
dengan ketentuan bahwa atribusi yang sesuai diberikan kepada penulis dan sumber publikasi.
Hak cipta tetap berada pada penulis. MEPI diberikan hak non-eksklusif untuk menyimpan, mengarsipkan, dan mendistribusikan karya secara terbuka sebagai preprint.
Informasi lengkap mengenai lisensi ini dapat diakses melalui:
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/





