Preprint / Version 1

Evaluasi Efektivitas Penyuluhan Anti Korupsi

Authors

  • Bunga Yuliawati Poltekkes Kemenkes Riau

Keywords:

Evaluasi Penyuluhan, Anti Korupsi, Integritas

Abstract

Korupsi merupakan salah satu permasalahan struktural yang berdampak luas terhadap pembangunan ekonomi, stabilitas politik, serta kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan. Di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia, praktik korupsi masih menjadi tantangan serius meskipun berbagai upaya pencegahan dan penindakan telah dilakukan oleh lembaga seperti Komisi Pemberantasan Korupsi. Salah satu strategi preventif yang terus dikembangkan adalah penyuluhan anti korupsi, yang bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan sikap masyarakat terhadap bahaya korupsi. Namun demikian, efektivitas program penyuluhan tersebut masih perlu dikaji secara sistematis untuk memastikan bahwa intervensi yang dilakukan benar-benar mampu mengubah perilaku dan budaya masyarakat.

References

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Djatmiko, M. (2024). Efektivitas pengembalian aset hasil tindak pidana korupsi sebagai upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Jurnal Kajian Ilmu Kepolisian dan Anti Korupsi. https://doi.org/10.31599/6ch24g80

Faisol. (2024). Pendidikan anti korupsi bagi generasi muda sebagai upaya pencegahan korupsi sejak dini. Faedah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(3). https://doi.org/10.59024/faedah.v2i3.998

Gorsira, M., Denkers, A., & Huisman, W. (2018). Both sides of the coin: Motives for corruption among public officials and business employees. Journal of Business Ethics, 151(1), 179–194. https://doi.org/10.1007/s10551-016-3219-2

McAlister, A. L., Perry, C. L., & Parcel, G. S. (2008). How individuals, environments, and health behaviors interact: Social cognitive theory. Dalam K. Glanz, B. K. Rimer, & K. Viswanath (Eds.), Health behavior and health education: Theory, research, and practice (hlm. 169–188). Jossey-Bass. https://doi.org/10.1002/9780470753552.ch8

Persson, A., Rothstein, B., & Teorell, J. (2013). Why anti-corruption reforms fail: Systemic corruption as a collective action problem. Governance, 26(3), 449–471. https://doi.org/10.1111/j.1468-0491.2012.01604.x

Stufflebeam, D. L., & Shinkfield, A. J. (2007). Evaluation theory, models, and applications. Jossey-Bass. https://doi.org/10.1002/9781119171386

Syauket, A., Karsono, B., & Bangun, M. F. A. (2022). Penyuluhan: Upaya penguatan perilaku anti korupsi di lingkungan SMA Bekasi. https://doi.org/10.31599/2d75xn89

Widyaningrum, H., Rohman, A. N., Sugeng, S., & Putri, E. A. (2020). Pendidikan anti korupsi bagi pelajar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat UBJ, 3(1). https://doi.org/10.31599/jabdimas.v3i1.53

Downloads

Posted

2026-04-13

Categories