Dampak Korupsi Terhadap Pembangunan Nasional Indonesia
Keywords:
Korupsi, Pembangunan, IndonesiaAbstract
Temuan utama esai ini menegaskan bahwa korupsi adalah enabler of failure yang membuat agenda pembangunan nasional berjalan di tempat atau bahkan mundur. Implikasi dari kajian ini adalah perlunya penguatan tidak hanya pada aspek penindakan (hukum), tetapi juga pada aspek pencegahan melalui reformasi birokrasi, peningkatan transparansi, digitalisasi layanan publik, serta penguatan pengawasan oleh masyarakat dan lembaga anti-korupsi. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan kajian kuantitatif mengenai korelasi antara Indeks Persepsi Korupsi di suatu daerah dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah tersebut guna mendapatkan gambaran yang lebih empiris.
Downloads
References
Akbar, M. R., Putri, D. P., & Sapitri, N. (2025). Korupsi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Kajian Literatur. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(11).
Layak, P. (2026). Pekerjaan Layak dan. 17 Mutiara Pembangunan Berkelanjutan-Interpretasi Bebas Tujuan SDGs dalam Berkehidupan, 153.
Saraswati, R., & Cahyaningtyas, I. (2026). Reconstruction of corruption prevention in national strategic projects: preventive and repressive approaches by the attorney general’s office. Clío. Revista de Historia, Ciencias Humanas y Pensamiento Crítico., (11), 1718-1772.
Julianda, A., Fauzi, R. A., & Hafizah, D. (2025). Jurnal Risalah Kenotariatan. 6(1).
Silaban, R. A. (2024). Analisis Yuridis Tindak Pidana Korupsi Terhadap Pengelolaan Anggaran Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (Kip-K)(Studi Putusan Nomor: 81/Pid. Sus-Tpk/2024/Pn Mdn).
Downloads
Posted
Categories
License
Copyright (c) 2026 Kartika Aulia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Karya yang dipublikasikan di Media Edukasi Preprints (MEPI) dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk:
- Membaca, mengunduh, menyalin, dan membagikan karya.
- Mengadaptasi, memodifikasi, dan mengembangkan karya.
- Menggunakan karya untuk tujuan non-komersial maupun komersial.
Dengan ketentuan bahwa:
- Atribusi yang sesuai harus diberikan kepada penulis dan sumber publikasi.
- Setiap karya turunan atau adaptasi yang dibuat harus didistribusikan kembali menggunakan lisensi yang sama, yaitu CC BY-SA 4.0.
Hak cipta tetap berada pada penulis. MEPI diberikan hak non-eksklusif untuk menyimpan, mengarsipkan, dan mendistribusikan karya secara terbuka sebagai preprint.
Informasi lengkap mengenai lisensi ini dapat diakses melalui:





